Laman

Sabtu, 27 April 2013

D.Manusia dan Keindahan



Manusia dan Keindahan

Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Pengalaman "keindahan" sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa beauty is in the eye of the beholder atau "keindahan itu berada pada mata yang melihatnya."
Kata benda Yunani klasik untuk "keindahan " adalah κάλλος, kallos, dan kata sifat untuk "indah" itu καλός, kalos. Kata bahasa Yunani Koine untuk indah itu ραος, hōraios, kata sifat etimologis berasal dari kata ρα, hora, yang berarti "jam." Dalam bahasa Yunani Koine, keindahan demikian dikaitkan dengan "berada di jam (waktu) yang sepatutnya."
Sebuah buah yang matang (pada waktunya) dianggap indah, sedangkan seorang wanita muda mencoba untuk tampil lebih tua atau seorang wanita tua mencoba untuk tampil lebih muda tidak akan dianggap cantik. Dalam bahasa Yunani Attic, hōraios memiliki banyak makna, termasuk "muda" dan "usia matang."

Apakah keindahan Itu ?
Sebenarnya sulit bagi kita untuk menyatakan apakah keindahan itu. Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk. Dengan bentuk itu keindahan berkomunikasi
Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah “beuty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kaang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian; yakni
  1. Keindahan dalam arti luas
  2. Keindahan dalam arti estetis murni
  3. Keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan
Keindahan alam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah dan hukum yang indah, sedang Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Plotinus menulis tentang ilmu yang indah, kebajikan yang indah. Orang Yunani dulu berbicara juga tentang buah pikiran yang indah dan adapt kebiasaan yang indah. Tapi bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya “symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral dan keindahan intelektual.
Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya. Sedang keindahan dalam arti terbatas lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang diserapnya dengan penglihatan, yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna.

Apa sebab manusia menciptakan keindahan ?
  1. Tata nilai yang telah usang
  2. Kemerosotan zaman
  3. Penderitaan Manusia
  4. Keagungan Tuhan

1. Keindahan dalam arti luas
     Keindahan dalam arti luas menurut para ahli, yaitu :
        a. Menurut The Liang Gie keindahan adalah ide kebaikan
        b. Menurut Pluto watak yang indah dan hukum yang indah
        c. Menurut Aristoteles keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan

2. Keindahan dalam arti estetik murni
Yaitu pengalaman estetik seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya.

3. Keindahan dalam arti terbatas
Yaitu yang menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk dan warna

Nilai Estetik
Adalah nilai suatu benda yang menyebabkan menarik minat seseorang atausuatu golongan.
Nilai dibagi menjadi 2, yaitu :
1. nilai ekstrinsik : sifat baik suatu benda sebagai alat untuk sesuatu hal lainnya
2. nilai intrinsik : sifat baik dari benda yang bersangkutan atau sebagai suatu tujuan ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.



Demikian banyaknya hasil seni budaya dengan menggunakan pendekatan ekstrinsik dan pendekatan intrinsik melalui proses penghayatan kita dapat mengetahui alasan mereka atau seniman menciptakan keindahan melalui hasil seni. Kalau Bagong Kussudiarjo ditanya mengapa ia menciptakan berbagai kreasi tarian baru yang menggambarkan kehidupan nelayan, petani, buruh pabrik, tentu ada berbagai macam jawaban mungkin ia ingin mengabadikan kegiatan masing-masing pekerjaan itu pada zamannya. Karena kelak apabila teknologi maju memasuki wilayah itu kegiatan mereka itu akan lain bentuknya. Atau mungkin ia ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa keindahan itu tidak hanya dapat di kota-kota saja, dan yang menggemari keindahan itu bukan hanya para cendikiawan saja, tetapi di masyarakat, nelayan, buruh pabrik dan petani yang setiap hari berjuang demi sesuap nasi-pun merindukan keindahan.

Renungan
Renungan berasal dari kata renung; artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori antara lain :
·         Teori pengungkapan
·         Teori metafisik  
·         Teori psikologis
Teori Pengungkapan.
Dalil teori ini ialah bahwa “arts is an expresition of human feeling” ( seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia) Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan karya seni. Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) Beliau antara lain menyatakan bahwa “Seni adalah pengungkapan pesan-pesan) expression adalah sama dengan intuition, dan intuisi adalah pegnetahuan intuitif yang diperoleh melalui penghayatan tentagn hal-hal individual yang menghasilkan gambaran angan-angan (images). Dengan demikian pengungkapan itu berwujud pelbagai gambaran angan-angan seperti misalnya images warna, garis dan kata. Bagi seseorang pengungkapan berarti menciptakan seni dalam dirinya tanpa perlu adanya kegiatan jasmaniah keluar. Pengalamam estetis seseorang tidak lain adalah ekspresi dalam gambaran angan-angan. Seorang tokoh lainnya adalah Leo Tolstoi dia menegaskan bahwa kegiatan seni adalah memunculkan dalam diri sendiri suatu perasaan yagn seseorang telah mengalaminya dan setelah memunculkan itu kemudian dengan perantaraan berbagai gerak, garis, warna, suara dan bentuk yang diungkapkan dalam kata-kata memindahkan perasaan itu sehingga orang-orang mengalami perasaan yang sama.

Teori Metafisik
Teori seni yang bercotak metafisik  merupakan salah satu contoh teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karyanya untuk sebagian membahas estetik filsafat, konsepsi keindahan dari teori seni. Mengenai sumber seni Plato mengungkapkan suatu teori peniruan (imitation teori). Ini sesuai dengan metafisika Plato yang mendalikan adanya dunia ide pada tarat yang tertinggi sebgai realita Ilahi. Pada taraf yang lebih rendah terdapat realita duniawi ini yang merupakan cerminan semu dan mirip realita ilahi. Dan karya seni yang dibuat manusia adalah merupakan mimemis (tiruan) dari ralita duniawi.

Teori Psikologis
Para ahli estetik dalam abad modern menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptanya dengan mempergunakan metode-metode psikologis. Misalnya berdasarkan psikoanalisa dikemukakan bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-keinginan bawah sadar dari seseorang seniman. Sedang karya seni tiu merupakan bentuk terselubung atau diperhalus yang wujudkan keluar dari keinginan-keinginan itu. Teori lain lagi yaitu teori permainan yang dikembangkan oleh Fredrick Schiller (1757 -1805) dan Herbert Spencer ( 1820 – 1903 ) menurut Schiller, asal seni  adalah dorongan batin untuk bermain-main (play impulse) yang ada dalam diri seseorang. Seni merupakan semacam permainan menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan. Dalam teori penandaan (signification theory) memandang seni sebagai lambang atau tanda dari perasaan manusia.

http://id.wikipedia.org/wiki/Keindahan
http://id.wikipedia.org/wiki/Keadilan

E.Manusia dan Keadilan

Manusia dan Keadilan

Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil.

      Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal. Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik. Mengapa diproyeksikan kepada pemerintah ? sebab pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat. Kong Hu Cu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati.

 
Berbagai Macam Keadilan
1.            Keadilan legal atau keadilan moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasarnya paling cocok baginya ( the man behind the gun ). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang lainnya disebut keadilan legal
2.            Keadilan distributive
Aristotele berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).
3.            Keadilan komutatif
Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.

Kejujuran
Kejujuran atau jujur artinya apa-apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam hati nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.

Kecurangan
Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hari nuraninya atau, orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha. Kecurangan menyebabkan orang menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita. Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan. Ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya, ada 4 aspek yaitu aspek ekonomi, aspek kebudayaan, aspek peradaban dan aspek teknik.

Pemulihan nama baik
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menajaga dengan hati-hati agar  namanya baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang/tetangga disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau boleh dikatakan bama baik atau tidak baik ini adalah tingkah laku atau perbuatannya. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan perbuatan itu, antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin pribadi, cara menghadapi orang, perbuatn-perbuatan yang dihalalkan agama dan sebagainya.

Pembalasan
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapat balasan yang bersahabat. Sebaliknya pergaulan yagn penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula. Pada dasarnya, manusia adalah mahluk moral dan mahluk sosial. Dalam bergaul manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia berbuat amoral, lingkunganlah yang menyebabkannya. Perbuatan amoral pada hakekatnya adalah perbuatan yang melanggar atau memperkosa hak dan kewajiban manusia. Oleh karena itu manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya dilanggar atau diperkosa, maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibannya itu. Mempertahankan hak dan kewajiban itu adalah pembalasan.

Contoh study kasus dari manusia keadilan
Nenek-Nenek Pencuri Kakao vs Koruptor
Sepertinya kasus kasus yang beterbangan di negara ini benar-benar beraneka ragam dengan keanehannya masing-masing. Seperti contohnya kasus yang baru saja terjadi di daerah Banyumas, Jawa Tengah. Nasib sial menimpa seorang nenek nenek yang ketahuan mencuri 3 biji kakao di daerah perkebunan yang akan dijadikan bibit dan sekarang nasibnya terancam hukuman percobaan 1 bulan 15 hari.
Miris juga ya peradaban hukum di negara ini. Memang yang namanya pencurian tetap suatu kesalahan seberapapun besar kecilnya bila dipandang perlu ditindak lanjuti silahkan saja. Hanya saja yang jadi tak berimbang di sini adalah, seorang nenek nenek yang hanya mencuri 3 biji kakao harus berhadapan dengan meja hijau tanpa di dampingi pengacara karena tidak adanya kemampuan finansial untuk membayar jasa pengacara. Sementara koruptor a.k.a maling uang rakyat yang bermilyar milyar bahkan trilyunan bebas berkeliaran tanpa penyelesaian yang jelas.

http://id.wikipedia.org/wiki/Keadilan
http://id.wikipedia.org/wiki/Keindahan

Minggu, 24 Maret 2013

Perusahaan Sepatu Nike



      
            PROFIL PERUSAHAAN

Nike, Inc. adalah salah satu perusahaan sepatu, pakaian dan alat-alat olahraga Amerika Serikat yang merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Mereka terkenal karena mensponsori beberapa olahragawan terkenal di dunia seperti Tiger Woods, Ronaldo dan Michael Jordan. Selain itu mereka juga memiliki perjanjian dengan berbagai tim sepak bola dunia seperti Manchester United, Arsenal, F.C. Basel, Juventus dll. Perjalanan Nike dimulai ketika Phil Knight, pria yang suka berolahraga dan Bill Bowerman, pria yang suka mengembangkan sepatu bertemu pada 1957. Pada awal 1960-an, Phil memulai usaha Blue Ribbon Sport yang sekarang berubah menjadi Nike.
Keduanya lalu berangkat dari Oregon untuk mewujudkan misi Nike “the service of human potential”, yang dalam istilah olahraga berarti menolong setiap orang untuk meraih potensi mereka di bidang masing-masing.
Phil Knight sekarang dikenal sebagai seorang miliarder, sekaligus co-founder dan mantan CEO Nike, Inc. Dia juga banyak mendukung University of Oregon, di mana dia mendapatkan gelar sarjana S1 dalam bidang akuntansi pada tahun 1959.
Phil gemar berlari sewaktu kuliah di University of Oregon. Pada waktu itu pulalah ketertarikannya pada sepatu olahraga muncul karena Bowerman waktu itu secara terus-menerus berusaha mengembangkan sepatu berlari yang baru. Pada masa itu, sepatu berlari mempunyai kualitas yang jauh lebih buruk dari saat ini.
Merasa tidak begitu ahli dalam mengembangkan sepatu, Phil  seringkali mencoba bereksperimen dengan sepatu penemuan terbaru Bowerman. Pada waktu dia kuliah di Stanford GSB inilah mimpinya mengenai Nike mulai muncul. Di dalam kelas bisnis yang diajar Frank Shallenberger, Phil menemukan cintanya yang lain di samping olahraga. Dia menyadari bahwa dirinya seorang entrepreneur. Dia menemukan banyak ide. Di kelas Phil juga belajar membuat  business plan. Karya ilmiahnya yang berjudul ”Can Japanese Sports Shoes Do to German Sports Shoes What Japanese Cameras Did to German Cameras?”, adalah dasar pikirannya yang berkembang ke arah berjualan sepatu olahraga.
Dia juga sempat berkelana ke Jepang untuk mengasah ide-idenya dan juga memuaskan kehausannya akan hal-hal yang berbau Asia. Di sini pulalah ia mengunjungi sebuah tempat bernama Onitsuka. Ini adalah tempat dimana sepatu Adidas dibuat. Phil begitu terkesan dengan kualitasnya yang bagus dan harganya yang murah, hingga ia memutuskan untuk membuat perjanjian dengan mereka untuk di Amerika nantinya sebelum pulang.
Penjualan sepatu yang pertama bagi Phil merupakan awal mula legenda sepatu Nike, dan juga memungkinkannya untuk keluar dari pekerjaan sebagai akuntan pada tahun 1971. Sebenarnya nama Nike itu berasal dari saran orang lain. Jeff Johnson, temannya, menyarankan “Nike”, nama dari dewi Yunani, dan untungnya nama itu ternyata membawa hoki.
Saat ini Nike merupakan perusahaan yang memimpin pasar di bidang olahraga dan fitness. Sebagai pemain kunci di setiap cabang olahraga di setiap penjuru dunia, Nike mempekerjakan 25.000 tenaga kerja secara  langsung, serta satu juta orang secara tidak langsung. Semuanya mempunyai dedikasi untuk inspirasi dan inovasi para olahragawan.





Sistem Informasi
Teknologi Informasi pada perusahaan nike lebih cenderung digunakan untuk mendapatkan informasi dari banyak pihak yang berujung untuk menemukan strategi baru. Sistem Informasi pada nike juga difungsikan sebagai sarana promosi  dan pengembangan marketing yang berfungsi untuk  mengumpulkan informasi pasar tentang kebutuhan konsumen dan menetapkan harga. Sistem Informasi pada nike juga digunakan untuk mengkomunikasikan produk terbaru dan dapat menemukan segmentasi dari produk.  Pemasaran segmen menawarkan beberapa manfaat yaitu perusahaan dapat memasarkan barang dan jasa secara lebih efisien dalam membidik produk dan jasa. Perusahaan juga dapat memasarkan produknya dengan lebih efektif dengan menyesuaikan harga, produk, dan program komunikasinya bagi segmen-segmen yang telah dipilih.Sistem informasi juga digunakan untuk menekankan brand image yang dimiliki nike. Dari pemanfaatan teknologi informasi tersebut kini nike berhasil membuat pasar eropa yang pada awalnya dikuasai oleh adidas mulai menurun.
 
Bidang Usaha

Jakarta (ANTARA News) - Bos HASI/NASA Hartati Murdaya meminta Nike Inc agar memperpanjang pesanan pembuatan sepatu kepada PT Hardaya Aneka Shoes Industry (HASI) dan Nagasakti Paramashoes Industry (NASA) masing-masing selama 18 dan 30 bulan. Hartati mengemukakan hal itu usai pertemuan dengan Menperin Fahmi Idris, Mendag Mari E Pangestu, Menarkertrans Erman Suparno, dan Kepala BKPM M Lutfi di Depperin, Jakarta, Rabu malam. Ia meminta Nike memutus pesanan pekerjaan membuat sepatu satu persatu, tidak dua sekaligus, mengingat jumlah pekerja yang banyak mencapai 14 ribu orang di kedua perusahaan tersebut. "Buat Nike murah, hanya memberikan `order` saja sampai 18 bulan kepada HASI lalu `stop`. Kemudian NASA (diperpanjang pesanan pekerjaannya sampai) 30 bulan," kata Hartati.

Hal itu, katanya, dinilai adil, karena Nike memutuskan secara sepihak dan mendadak menghentikan pesanan pekerjaan kepada kedua perusahaan pabrik sepatu yang dipimpinnya dan telah membuat sepatu Nike selama sekitar 20 tahun. "Saya pasrah saja, yang terbaik saja, dan yang penting buat saya PHK itu bukan jalan keluar. Uang PHK bisa digunakan untuk investasi di bidang usaha lain, sehingga tenaga kerja dari pabrik saat ini saya bisa pindahkan dan mereka bisa menyambung hidupnya. Saya hanya memerlukan Nike agar bisa memberi suatu sikap yang adil," katanya.     Diakui Hartati, pihaknya sulit memenuhi target harga yang diminta Nike, karena upah pekerjanya yang kebanyakan sudah bekerja lebih 15 tahun mencapai di atas Rp1.000.000 per bulan dan ditambah lembur bisa Rp2,0 juta. "Harga sekarang 11 dolar AS per pasang sepatu. Padahal 15-18 tahun yang lalu rata-rata 15 dolar AS per pasang sepatu. Nike cari pabrik yang lebih murah lagi 10 dolar AS atau bahkan 7,5 dolar AS per pasang sepatu," katanya.   Oleh karena itu, lanjut dia, Nike mencari mitra lain, terutama pabrik baru, yang tenaga kerjanya baru, sehingga upah buruhnya murah di bawah satu juta rupiah. Ia memperkirakan pemutusan kontrak kerja Nike dengan pihaknya, karena pemegang merek sepatu terkemuka di dunia itu tidak melihat peluang harga di HASI/NASA akan turun ke tingkat yang diinginkannya. Hartati meminta Nike sebagai perusahaan dunia mempertimbangkan tanggung jawab sosial dan kemanusiaanya agar tidak memutuskan pemesanan pekerjaan secara mendadak seperti memotong kue.


Pengelolaan Limbah PT NASA Menuai Protes

Tangerang, Pelita
Limbah PT Naga Sakti Parama Shoes Industri (NASA), sebuah perusahaan sepatu Nike di Desa Sukamantri, Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, menjadi rebutan. Sebelumnya dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sesuai perjanjian. Diambil alih oleh pihak tertentu sehingga memicu aksi protes warga.
Kepala Desa Sukamantri, M Ebrek kepada wartawan Senin (21/7) menyebutkan, pengambilalihan pengelolaan limbah pabrik sepatu Nike itu seharusnya tidak perlu terjadi manakala manajemen PT NASA konsisten dengan perjanjian 24 Juni 2008 lalu. Saya juga heran lanjut Ebrek, hanya pengelolaan limbah diserahkan kepada pihak tertentu ada apa sebenarnya di dalam limbah itu, dan mengapa tidak dari dulu.
Ebrek mengakui, pernah menahan empat kontiner berisi limbah. Setelah dibuka didalam kontiner bukan saja limbah tetapi ada bagian mesin sepatu.
     Warga sudah dua kali melakukan aksi demo ke PT NASA menuntut perjanjian yang disepakati dilaksanakan, dan pengelolaan limbah tidak diserahkan kepada pihak tertentu, ujar Ebrek.
Sementara itu, Ketua DPD Benteng Bersatu, Riki Umar SH, membenarkan adanya tarik menarik pengelolaan limbah sepatu Nike sejak Mei 2008 lalu, setelah menerima pengaduan dari Pimpanan Anak Cabang (PAC).
Menurut Riki, ada kejanggalan soal pengelolaan limbah sepatu itu karena di dalam limbah ada bagian mesin sepatu impor dari Korea. Ada indikasi, bagian mesin itu sengaja dikeluarkan bersama limbah dimanfaatkan setelah PT NASA tutup akhir Juli 2009.
    Bila pemerintah lamban menangani masalah ini, berapa besar negara dirugikan oleh manajemen perusahaan. Masalahnya, mesin sepatu Nike yang di impor dari Korea tanpa dibebankan pajak. Boleh mesin itu digunakan lagi apabila PT NASA resmi ditutup, namun harus membayar pajak. Kalau tidak mesin dimusnahkan.
    Ini kan cara yang tidak sehat hanya untuk mengelabui tenaga kerja apabila perusahaan resmi ditutup. Mari kita buktikan, sebelum perusahaan itu ditutup, mesin impor jumlahnya sudah berkurang. Ini juga akan terjadi di pabrik sepatu Adidas, PT Prima Inreksa Industries di Jati Uwung,\" tegas Riki. (sul)


 http://www.antaranews.com/view/?i=1184796458&c=EKB&s=
 http://rnotf.blogspot.com/2011/11/sistem-informasi-manajemen-untuk.html